New House New Life

Akhirnya !!!

Setelah 7 tahun menikah, akhirnya nempatin rumah baru..

Setelah 2 tahun renovasi, akhirnya nempatin rumah baru..

Punya rumah sendiri merupakan impian setiap pasangan muda yang telah menikah, tapi hal ini bukan sesuatu yang mudah untuk di wujudkan. Karena harga rumah sekarang ini terbilang mahal, dan walau ada yang murah lokasinya yang diujung dunia alias jauuuhhhh dari pusat kota..

Tapi hal ini gak mengahalangi niat gue n suami untuk punya rumah sendiri..

Gue pernah berniat setelah 5 tahun rumah tangga harus punya rumah sendiri, dan alhamdulillah setelah perjuangan untuk menabung akhirnya impian untuk membeli rumah akhirnya kesampaian..

Hal ini bukan tanpa pengorbanan. Menabung sedikit demi sedikit dari gaji suami, menjual perhiasan emas yang dulu menjadi mas kawin, dan ditambah menjual sebagian tanah warisan almarhum papah, alhamdulillah uang buat DP rumah akhirnya terkumpul dan bisa akad kredit rumah baru..

Ternyata setelah akad kredit dan menerima kunci perjuangan belum selesai. Rumah baru itu belum layak huni. Emang sih sudah berbentuk rumah tapi masih acak”an, belum ada pagar, belum ada dapur, ditambah tanah lebih nya yang masih ditanami rumput merambat, membuat gue dan suami memutuskan untuk merenovasi dulu rumah tersebut supaya layak huni..

Tanah lebih kita bangun lagi, sehingga rumah tipe 36 2 kamar menjadi lebih luas dan memiliki 3 kamar plus dapur..

Halaman depan pun jadi perhatian kita berdua, tanpa taman dan pagar membuat rumah tersebut gersang. Kita berdua putuskan renovasi pun merambah ke bagian depan rumah. Pilar depan rumah kita robohkan dan sebagian tanah depan rumah kita cor sehingga kita punya garasi, sebagian tanah lainnya kita buat taman dan kolam ikan kecil. Dan akhirnya pagar rumah dipasang. Lengkap lah rumah tersebut di sebut Rumah dan Layak Huni..

Sebenernya depan rumah belum kita cat, tapi kita udah ga sabar buat nempatin rumah baru. Yang terpenting dalamnya sudah beres, air jalan, listrik nyala cukuplah buat saat ini..

Dan Akhirnya setelah 2 tahun renovasi kita tempatin juga rumah baru kita sendiri, punya kita sendiri. Walau kecil yang penting punya kita sendiri, ga numpang lagi sama mertua/ortu. Walau lokasi jauh bukan di daerah pusat kota ga perduli, yang penting punya kita sendiri..

Setelah menempati rumah tersebut, perjalanan dan perjuangan gue n suami belum selesai. Rumah tersebut masih kosong, perabotan nya masih minim, tapi emang gue ga mau ada kursi masuk ke rumah itu. Rumah itu mau gue buat bergaya minimalis benar” minimalis, sampai untuk ruang tamu pun gue udah pikirin mau bergaya jepang tanpa kursi hanya meja dan bantal” kecil untuk duduk.

Kamar anak” pun belum jadi. Tempat tidur anak, meja belajar, lemari baju belum kita beli. Foto” keluarga belum kita bikin. Pompa air pun kayaknya harus di ganti mengingat PAM belum masuk. Ditambah peralatan dapur belum lengkap..

Wah masih banyak ternyata yang harus dipikirin dan dibeli untuk mempercantik rumah mungil kita berdua..

Tapi kita ga khawatir, karena Allah pasti memberikan rezeki nya buat kita. Karena dengan bantuan-Nya juga impian kita telah terwujud. Makasih ya Allah atas kebaikan mu..

Akhirnya pada titik ini gue sadar. Yang terpenting adalah keinginan dan kemauan kita ditambah kemampuan kita untuk mewujudkan semuanya. Bukan keinginan orang lain, dan ga perduli sama pendapat atau kritikan orang lain atas rumah kita sendiri..

Imah Aing, Istana Aing, Kumaha Aing We Beul 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: