In The Name of Love

Apa yang ada dipikiran elo kalo ada seorang laki” yang mengorbankan keluarganya demi seorang perempuan lain atas nama cinta ?

Gila ? Ga bertanggung jawab ? Ga bisa dipercaya ? Yah apapun itu pasti kita semua akan bingung dan bertanya-tanya “kok bisa ?”

Nothing impossible in this world baby…include love

Ini cerita temen gue yang mengorbankan keluarga nya demi seorang perempuan yang juga sudah memiliki suami

Demi menjaga kerahasiaan, nama mereka gue ganti dan yang gue tulis disini itu pure pemikiran gue terlepas benar atau salahnya kejadian sebenarnya…

Oke…let’s start…

Semua berawal dari kecanggihan teknologi

BlackBerry…

Ya elo tau lah smartphone yg ikon 7 titik nya mendunia banget dan booming banget di negara berkembang seperti Indonesia

Blackberry bener” bisa dibilang memudahkan hidup, dengan fitur” yang sangat memudahkan untuk berkomunikasi salah satunya adalah Grup BlackBerry Messenger

Dan seperti kata pepatah, bb bisa mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat

Dan ini yang terjadi pada temen gue

Di smartphone gue ada satu grup bb yang paling gokil yang pernah gue punya. Ini grup temen” gue waktu sekolah dulu. Disini campur aduk semua temen” gue dari berbagai profesi dan jenis kelamin (we always say maho aka banci for a joke) hahahahahaha.

Grup ini bisa dibilang grup anti stres, kita bisa bercanda” sampe mampus, cela”an sampe hampir menjurus keterlaluan, dan ketawa” sampe sakit perut. Tapi untuk bisa bertahan di grup ini harus ada satu syarat yang dipenuhi yaitu harus diputusin urat sensi nya kalo enggak, gue yakin ga bakalan tahan dan leave grup. Ini udah sering kejadian. Jadi bisa di bilang grup ini adalah grup hanya untuk orang” bermental baja, berpikiran terbuka, dan ga punya malu *i’m serious for the last one :|*

Kita di grup semua nya berteman dengan kedekatan sangat tinggi, bahkan kita ga risih dan sungkan buat berbagi emote peluk dan cium. Kita di grup ga pernah jaim. Dan yang paling penting kita harus terbiasa dengan kata” kel*d, m*ki, tungg*r, ng*w* dsb. Karena kata” itu yg bakalan keluar setiap hari *my husband always raised his eyebrow if he read this group*

Karena kedekatan emosional itulah kita jadi bersahabat. Kita semua sudah menikah dan mempunyai anak, jadi mau sabagaimanapun dekat nya kita, seancur apapun kita bercanda, dan sekacau apapun kita flattering, kita ga pernah kebablasan. Kita semua mengetahui batasan nya. Kecuali mungkin buat dua orang temen gue ini, yang akhirnya sama” mengorbankan keluarga masing” atas nama cinta mereka berdua.

Temen gue dua”nya member di grup ini. Yang laki” kita sebut saja namanya yitno dia sebenernya sudah menikah dan mempunyai seorang anak perempuan yang masih kecil. Yang perempuan kita sebut saja namanya ani dan dia pun sama sudah menikah tetapi belum dikaruniai anak.

Pada awalnya mereka sama seperti yang lain, hanya bercanda, flater” singkat, dan dekat” biasa. Tapi pada suatu waktu gue ngeliat keganjilan sama tingkah laku mereka berdua di grup. Yang awalnya yitno bisa bebas ekspresi tiba” jadi kalem pas ani nimbrung chat. Hal ini gue liat setelah ayah nya yitno meninggal, gue ga tau apakah itu ada hubungannya atau ga. Tapi yang pasti di saat itu gue liat ada keanehan” tersendiri.

Gue emang memiliki sedikit sixth sense, gue bisa tau kalo ada something happen and something different just from what their typing on group. I can’t explain it but I can feel it. Simple but powerfull 😀

Berhari” gue ngerasa ada yang aneh sama ni anak berdua, gue udah punya dugaan tapi ga gue pikirin karena seperti awalnya gue pikir it’s impossible, ga mungkin lah, ngapain juga. Tapi keanehan” itu makin lama makin menjadi, sampai yitno jaim banget kalo ada ani. Dan di satu titik gue ga kuat, gue pengen tau kebenarannya.

Di grup ada beberapa orang yg deket sama yitno, tapi gue tau hanya ada satu orang yang bakalan mau terbuka sama pertanyaan gue dan mau ngejawab semuanya. Dia bernama Tjahya.

Awalnya gue japri dia hanya basa basi, tapi lama kelamaan gue arahin ke satu point penting. Dan di saat yang tepat, langsung gue tembak. “Ya, ada apa antara yitno sama ani ?”, “mereka ada hubungan ya ?”. Tjahya kaget dan balesan dia cuma 3 kata “kok elo tau ?”.

Sejak saat itu gue tau semuanya, tapi tetep gue keep. Gue ga ember ke siapa” masalah ini. Sampai kita bikin acara arisan grup dan kita semua ketemuan di bandung. Di bandung keliatan banget jaim nya yitno, dia dieeeeeem ajah, ga pernah bercanda dan jarang ngomong. Sewaktu di bandung temen perempuan gue dedew sama hera nanya “vi, itu si yitno sama ani pacaran yak ?”. Gue ga bisa apa” dan akhirnya terbuka semua, kita cerita” yg ujung”nya gosipin mereka.

Waktu berlalu gue udah ga aneh lagi sama kelakuan yitno yg tiba” jaim pas ada ani. Kita” yang tau kenyataannya tetep keep dan ga umbar di grup demi mereka, karena buat gue itu aib dan gue bener” berdo’a mereka berdua bakalan sadar, putusin hubungan dan kembali lagi ke keluarga masing”.

Tapi hal ini ga pernah terjadi.

Yitno cerai dengan istrinya. Yitno meninggalkan istri dan anaknya demi seorang ani yang belum tentu mencintai dia seperti istri nya. Dan anak nya, anak perempuannya harus menanggung beban sebagai anak broken home seumur hidupnya.

Dedew bilang kalo hubungan yitno sama istri nya emang udah ga harmonis sejak lama, karena perangai buruk yitno tapi masih bisa diperbaiki. Hal ini ga terjadi karena masuknya ani, ani seperti mengambil semua kemungkinan baik antara yitno dan istrinya. Dan tetep korbannya adalah anak perempuan yitno yang masih kecil.

Sejak yitno cerai, gue dapet kabar kalo hubungan mereka makin intens bahkan mereka sudah satu kost-an. Anak” di grup udah empet sama mereka berdua, bahkan sempet ada rencana buat mergokin mereka berdua di kost-an nya. Tapi gue ga tau apakah rencana itu jadi terlaksana atau enggak.

Dan akhirnya ani pun bercerai. Dia mengorbankan suami nya demi seorang yitno yang belum tentu memiliki kemapanan dan kedewasaan seperti suami nya. Yang belum tentu bisa membahagiakan ani di kemudian hari.

Sekarang mereka berdua sudah berencana untuk menikah di tahun 2012.

Mungkin mereka berdua menganggap pilihan mereka ini tepat, atau menjadi pilihan terbaik. Tapi sebenernya pilihan mereka ini salah.

Gue ga tau ada masalah apa di diri mereka. Gue ga tau ada masalah apa mereka sama pasangan mereka terdahulu. Tapi gue berkeyakinan ga seharusnya hal ini terjadi, ga seharusnya demi nama cinta mereka mengorbankan orang” yang sudah mendampingi mereka selama ini, dan ga seharusnya seorang anak kecil mendapat efek buruk dari semua ini.

Setiap pernikahan pasti ada cobaan, pasti ada halangan, pasti ada hambatan, pasti ada masalah. Tapi apakah dengan selingkuh dan menceraikan pasangan itu hal yang bisa dibenarkan ?. Toh di setiap pernikahan permasalahan yang keluar juga sama, itu” juga.

Yang lebih menyakitkan lagi grup jadi ikut kebawa”. Suami gue sampe pernah nyuruh gue untuk leave grup, karena dia ga mau kejadian ani yitno itu bakalan terjadi sama gue. Bahkan yang paling ngenes tjahya pernah bilang “gue nyesel vi ada grup ini, karena grup ini yitno sama ani ketemu, karena grup ini yitno sampe cerai, dan gara” grup ini anak yitno sampe jadi anak broken home”.

Gue sedih, gue kecewa, tapi gue ga bisa apa”.

Kalo emang bener yitno dan ani menikah, gue hanya bisa berdo’a untuk kebahagiaan mereka, dan gue hanya bisa berdo’a berdo’a dan berdo’a. Karena harga yang mereka bayar atas nama cinta ini begitu besar. 2 pernikahan yang kandas, dan 1 anak perempuan yang jadi korban.

Yitno dan Ani, semoga pilihan kalian ini benar. Semoga jalan ini jalan yang terbaik buat kalian, dan mudah”an kalian bisa mempertahankan cinta ini, karena hukum karma tetap berlaku. Dan apabila kalian gagal mungkin disaat itu kalian sadar dan menyesali keputusan ini, tapi gue harap hal itu tak pernah terjadi. Karena penyesalan bukan hal yang gampang untuk dilalui.

Hope the best for you both

God bless you

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: